About the Journal

SULUK: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya (e-ISSN: 2714-7932/p-ISSN: 2686-2689) is a half-yearly journal published by the literary studies program of Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya. Suluk provides a forum for the scholar of literary studies, with special reference to linguistics, literature, and culture. The journal publishes articles on literature, language, philology, and culture of Indonesia with a special interest in the study of literature/language from different geographical areas such as Arabic, Indonesian, Javanese, etc. Suluk is accredited by Crossref, Google Scholar, Garuda, Indonesia Onesearch, Dimensions, Microsoft Academic, Index Copernicus International, Research Bible, and ROAD. Suluk uses the Open Journal System and email. It is a double-blind peer-reviewed by the international and national reviewers.

This journal is an open-access journal which means that all content is freely available without charge to the user or his/her institution. Users are allowed to read, download, copy, distribute, print, search, or link to the full texts of the articles, or use them for any other lawful purpose, without asking prior permission from the publisher or the author. This is in accordance with the BOAI definition of open access.

Current Issue

Vol. 2 No. 2 (2020): September (Special Theme)
					View Vol. 2 No. 2 (2020): September (Special Theme)

Pada edisi (Vol. 2, No. 2, 2020: September) ini SULUK: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya sengaja menghadirkan edisi khusus (Special Theme) mengenai wabah, dengan tajuk "Wabah di Nusantara: Dari Legenda, Kisah, Hingga Sejarah". Tujuan penerbitan edisi khusus ini merupakan respon sekaligus tanggung jawab keilmuan sehubungan dengan situasi kiwari. Conoravirus Disease-19 telah menjadi problem kemanusia global. Maka dengan menghadirkan puspa ragam wacana seputar wabah (pandemi) yang pernah terjadi di Nusantara, dewan redaksi berharap tulisan-tulisan yang tersaji memberikan sumbangan perspektif dalam memahami, merespon, sekaligus mengatasi situasi sulit ini. Dengan bertumpu pada teks kesusastraan dan kebudayaan, edisi ini menghadirkan bahasan mengenai ihwal wabah masa silam yang menimpa Blambangan (Dewi Sekardadu), Virus Spanyol (1918-1920) yang merisaukan pemerintah Hindia Belanda pada masa pra-kemerdekaan, serta situasi-situasi khas kiwari akibat Pandemi COVID-19. Semoga sumbangan yang sedikit ini bermanfaat.

Published: 2021-01-06

Articles

View All Issues

SULUK: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya Indexed by: