Legenda Kolam Petirtaan di Kabupaten Mojokerto: Kajian Sosiologi Sastra Lisan

  • Icha Fadhila Sari Universitas Negeri Surabaya
Keywords: Legenda, struktur, fungsi dan kepercayaan

Abstract

Cerita lisan yang berupa Legenda yang tesebar di Kabupaten Mojokerto, merupakan salah satu bentuk sastra lisan yang pewarisannya secara turun temurun. Penulis tertarik untuk meneliti Legenda Kolam Petirtaan di Kabupaten Mojokerto yang meliputi tiga objek yaitu: (1) Kolam segaran, (2) Kolam Candi Tikus, (3) Kolam Candi Jalatunda, karena sebelumnya belum ada yang meneliti dan disamping itu dapat dijadikan salah satu usaha untuk melestarikan sastra lisan khususnya mengenai Legenda Kolam Petirtaan. Pokok permasalahan dalam penelitian ini adalah: (1) Bagaimana struktur Legenda Kolam Segaran, Kolam Candi Tikus, dan Kolam Candi Jalatunda di Kabupaten Mojokerto? (2) Bagaimana fungsi sosial Legenda Kolam Segaran, Kolam Candi Tikus, dan Kolam Candi Jalatunda di Kabupaten Mojokerto? (3) Bagaimana kepercayaan masyarakat terhadap Legenda Kolam Segaran, Kolam Candi Tikus, dan Kolam Candi Jalatunda di Kabupaten Mojokerto?. Penelitian ini akan dilaksanakan di Desa Trowulan Kecamatan Trowulan Kabupaten Mojokerto dan desa Seloliman, Kec. Trawas, Kab. Mojokerto. Lokasi tersebut adalah peninggalan kerajaan Majapahit dan Kerajaan Kahuripan, dan di desa tersebut ada legenda Kolam Petirtaan yaitu legenda Kolam Segaran, Kolam Candi Tikus, dan Kolam Candi Jalatunda. Objek dalam penelitian ini adalah sastra lisan yang berbentuk legenda. Diantaranya Legenda Kolam Segaran, Kolam Candi Tikus, dan Kolam Candi Jalatunda. Alasan dipilihnya objek ini karena sepengetahuan peneliti Kolam Petirtaan belum pernah diteliti, Kolam Petirtaan tersebut sangat menarik untuk diteliti dan berdasarkan pertimbangan bahwa cerita ini sampai sekarang masih dipercaya oleh masyarakat Mojokerto, peneliti merasa legenda tersebut perlu diselamatkan, dipelihara, dan dikembangkan untuk meningkatkan pembinaan dan pemelihara nasional, sebagai identitas kebanggaan suatu daerah. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik pengamatan/ observasi, teknik wawancara, teknik perekaman, teknik pencatatan, teknik dokumentasi, serta teknik transkripsi.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Danandjaja, James. 1986. Folklor Indonesia Ilmu Gosip dongeng dan lain-lain. Jakarta: Pustaka Grafiti.
Milasari, Dyah. 2005. Legenda di Desa Giri Kecamatan Kebomas Kapubaten Gresik (Kajian). Suarabaya: Universitas Negeri Surabaya
Endraswara, Suwardi. 2003. Metodologi Penelitian Sastra. Yogyakarta: Pustaka Widyatama.
Febrianti, Immaculata. 2012. Legenda Situ Bagendit Di Kabupaten Garut Jawa Barat: Kajian Struktur, Fungsi, Realitas Sosial, dan Pengaruh. Surabaya: Universitas Negeri Surabaya.
Hutomo, Suripan Sadi. 1991. Mutiara Yang Terlupakan. Surabaya : Hiski
Lantini, dkk. 1997. Refleksi Nilai-nilai Budaya Jawa dalam Serat Surya Raja. Jakarta: Proyek Pengkajian dan Pembinaan Nilai-nilai budaya Direktorat Sejarah dan Nilai Tradisional Depdikbud.
Liliveri, Alo. 2003. Makna Budaya dan Komunnikasi Antar Budaya. Yogyakarta: LKIS Yogyakarta.
Nasution, S. 1996. Metode Penelitian Naturalistik Kualitatif. Bandung: Tarsito.
Sudikan, Setya Yuwana. 2001. Metode Penelitian Sastra Lisan. Surabaya: Citra Wacana.
Supratno, Haris. 2010. Wayang Sasak Lakon Dewi Rengganis dalam Konteks Perubahan Masyarakat di Lombok; Kajian Sosiologis Kesenian. Surabaya: Unesa University press. (Disertasi Doktor, tidak diterbitkan).
Yuliati. 2001. Legenda Desa Sendang Duwur Kecamatan Pacitan Kabupaten Lamongan (Kajian Struktur, Fungsi, dan Nilai Budaya). Surabaya: Universitas Negeri Surabaya.
Published
2019-10-04
How to Cite
Sari, I. (2019). Legenda Kolam Petirtaan di Kabupaten Mojokerto: Kajian Sosiologi Sastra Lisan. SULUK: Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Budaya, 1(1), 22-35. Retrieved from http://jurnalfahum.uinsby.ac.id/index.php/Suluk/article/view/231
Section
Articles